Senin, 15 Juni 2015
Selasa, 14 Januari 2014
Pondok Pesantren
Latar Belakang
Sejarah kehidupan yang dibangun manusia telah menghasilkan peradaban, kebudayaan dan tradisi sebagai wujud karya dan karsadalam memenuhi kebutuhan dan tuntutan hidup yang dihadapi. Seiring dengan waktu kemajuan peradaban dan kebudayaan dewasa ini telah memberikan akibat langsung pada perubahan sosial dan dinamika masyarakat. Dan disadari atau tidak intensitas dinamika sosial tersebut telah melahirkan aneka ragam persoalan dan permasalahan yang membutuhkan jawaban serta penanganan segera, tak terkecuali problem yang bersentuhan langsung dengan dunia pendidikan.
Diakui maupun tidak alur pendidikan dewasa ini sudah dalam tahap mengkhawatirkan.
Minggu, 08 Desember 2013
Berpikir Dewasa Belum Tentu Bersikap Dewasa
BerpikirDewasa Belum Tentu Bersikap Dewasa
Beberapa hari lalu saya sering melihat postingan teman-teman atau rekan-rekan di maillist maupun di group facebook, yaitu banyak yang selalu berfikir kritis terhadap dogma agama maupun pada sistem pemerintahan dari bentuk khilafah dan juga demokrasi. Karena mungkin mereka merasa terpanggil untuk memperbaiki semua keadaan dari krisis moral, ekonomi dan juga kurangnya sumber daya manusia yang berkualitas.
Beberapa hari lalu saya sering melihat postingan teman-teman atau rekan-rekan di maillist maupun di group facebook, yaitu banyak yang selalu berfikir kritis terhadap dogma agama maupun pada sistem pemerintahan dari bentuk khilafah dan juga demokrasi. Karena mungkin mereka merasa terpanggil untuk memperbaiki semua keadaan dari krisis moral, ekonomi dan juga kurangnya sumber daya manusia yang berkualitas.
Pembahasan pada kemiskinan dan moral selalu menjadi dasar bahasan. Perasaan dan semua pola pikir mengingatkan kita pada keadaan orang-orang yang menjadi objek bahasan yaitu orang yang hidup dibawah garis kemiskinan (proletar) tersebut. Totalitas kesimpulan yang ada pada mereka sangat banyak dalam pandangan terhadap alasan kemiskinan dan moral itu, karena mungkin mereka itu mengikuti dogma agama tanpa kritis terhadap agama yang dianutnya, mungkin mereka itu korban kemalasan, dan mungkin juga mereka korban peradaban ataupun korban sistem yang salah.
Ghodir Khum
Ghadir Khum: Sejarah Yang Mustahil
Untuk Diingkari
Ghadir Khum: Sejarah Yang Mustahil Untuk
Diingkari
Allah Swt berfirman: “Hai rasul, sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu), berarti kamu tidak menyampaikan risalah/agama-Nya. Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.” (QS. Al Maidah: 67)
Peristiwa pengangkatan Imam Ali sebagai
pengganti dan penerus kepemimpinan Islam pasca Nabi saw, terjadi di tempat yang
bernama Ghadir Khum, yang terletak di kawasan
antara Mekkah dan Madinah di dekat Juhfah, sekitar 200 km dari Mekkah.
Peristiwa besar yang menggemparkan sejarah ini,
terjadi pada bulan terakhir tahun ke-10 Hijriah, setelah Rasul saw
menjalankan Haji Perpisahan/Terakhir (Hajjatul Wada’). Semua sahabat sadar
bahwa sebentar lagi wahyu akan terputus dari mereka. Ini adalah saat-saat
terakhir kebersamaan mereka dengan Nabi Besar Muhammad saw.
Selasa, 03 Desember 2013
Adab-Adab Islami
KATA PENGANTAR
Segenap puji serta syukur senantiasa terpanjatkan kehadirat Allah Azza wa Jalla yang terlahir dari penghambaan yang tulus atas segala ni’mat yang tercurahkan. Atas izin-Nya buku ini bisa tersusun untuk memenuhi kebutuhan TPQ sebagai panduan guru dalam mengajarkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Sholawat dan salam semoga terlimpahkan selalu kepada Tauladan kita, Rasulullah shollallahu ’alaihi wasallam. Sebagai penerang jalan umat manusia dengan membawa cahaya Islam yang sempurna menuju kebahagiaan yang hakiki di akhirat kelak dengan ridho-Nya.
Langganan:
Postingan (Atom)